“Be Your Self!” Katanya begitu. Tapi kenyataannya kamu tidak bisa hidup dengan kalimat egois itu. Egois? Ya tentu saja egois, apakah kamu bisa hidup dengan hanya menjadi dirimu sendiri. Kalimat itu sungguh egois untuk orang orang yang tahu bahwa diri kita, sikap kita, sifat kita memberikan pengaruh kepada mood orang lain, atau cara pandang orang lain terhadap diri kita. Kenyataannya kamu harus hidup dengan kamu yang membuat nyaman orang lain. Orangtua, adalah mereka yang menuntut kita untuk tidak “be your self”, mereka merubah banyak sifat asli kita, mereka merubah kita untuk menjadi orang baik versi pendapat mereka. Apa mereka salah? Tentu tidak. Apa kita harus tetap “be my self” tentu tidak. Mereka adalah orang orang yang menuntut kita berubah karena untuk kebaikan kita. Teman atau sahabat, mereka yang kita kenal baik, atau merekalah yang inginkan kita bahagia sering menuntut kita untuk tidak “be my self”. Mereka ungkapkan apa yang mereka tidak suka dari diri kita. Apa mereka...
Write What You Want