Langsung ke konten utama

Fenomena Reprepan atau Sleep Paralys



            Pernahkah disaat tidur kamu merasa sulit bernafas,merasa seperti ada yang menindih badan,dan merasa ketakutan dan ingin berteriak namun tidak bisa teriak. Kejadian tersebut dinamakan sleep paralys  atau lebih dikenal dengan istilah “reprepan”. sleep paralys atau reprepan banyak dialami oleh seseorang pada usia mulai dari 14 tahun sampai orangtua. Ada yang mengalami sesekali , dua kali , bahkan ada yang sering mengalaminya.
Bagi orang dahulu menganggap bahwa ketika kita reprepan,tubuh kita sedang di tindihin oleh makhluk halus sehingga sulit bergerak,bernafas,bahkan sekedar untuk berbicara. Orang dahulu menganggap bahwa ketika kita sedang mengalami reprepan arwah kita sedang diganggu oleh makhluk halus dan jika didalam mimpi tersebut tidak bisa melawan maka kita akan meninggal. Tapi fenomena ini dapat dijelaskan secara ilmiah, sleep paralys adalah keadaan dimana kita berada didalam dua keadaan,antara tidur dan terbangun,otak kita tersadar tetapi anggota tubuh kita masih dalam keadaan istirahat,sehingga ketika mengalami sleep paralys kita dapat mendengar suara nyata disekelilingi kita bahkan terkadang mata sudah bisa melihat sekeliling tapi anggota badan tidak bisa bergerak dan sulit untuk terbangun.
Banyak orang-orang penasaran dan bertanya-tanya,apa penyebab dari fenomena reprepan atau sleep paralys . Menurut survey terhadap orang-orang yang pernah atau bahkan sering mengalaminya mengatakan bahwa sleep paralys terjadi jika kita kurang tidur atau sering tidur terlalu larut malam, karena ketika tubuh kelelahan karena kurang tidur,gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharsnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, langsung melompat ke mimpi. Dan ketika otak mendadakn terbangun dari tahap mimpi tubuh belum siap untuk bangun. Ada beberapa faktor lain yang bisa mendukung terjadinya sleep paralys, yaitu tidur secara terlentang, ketiduran, tidur dalam keadaan psikis yang stres,
Penyebab sleep paralys dapat diatas dengan cara menanganinya, yaitu dengan mengubah pola tidur, tidurlah secara teratur sesuau kebutuhan tubuh, tidur denga posisi miring sekitar 600, olahraga secara teratur seperti lari atau jalan santai dipagi hari, menjaga pola makan dan memakan makanan-makanan yang sehat, jangan memaksakan untuk memendam sendiri permasalahan hidup,karena masalah tersebut dapat menyebabkan stres.
Ada beberapa yang bisa kita lakukan ketika mengalami sleep paralys. Pertama,cari anggota tubuh yang bisa digerakan (jari kaki, jari tangan, lidah) dan gerakkan terus menerus untuk memaksa tubuh agar sepenuhnya bangun dari tidur. Kedua,berfokuslah pada gerakan mata karena pada umumnya sleep paralys tidak menganggu kemampuan anda untuk membuka mata dan melihat sekeliling. Ketiga,cobalah untuk bernapas panjang dan dalam agar bisa lepas dari sleep paralys. Keempat,tetap tennag dan bayangkan diri anda bisa bergerak bebas. Beberapa orang bahkan dengan sengaja memancing sleep paralys agar bisa merasakan sensasi bergerak bebas dalam mimpi. Dari semua tips tersebur sebenarnya yang penting adalah jangan lupa untuk berdoa sebelum tidur agar hati dan fikiran lebih tenang saat tidur. 

sumber foto : Google Picture

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Akhirnya Berpenghasilan

Dear pembacaku, yang sebenarnya ku tak tahu siapa kalian.... Jarang banget ya waktu gue buat nulis, padahal 24 jam gue banyakan depan layar. Kenapa coba rasanya kayak banyak ide bertebaran diatas kepala gue, but i can't action for do it . Hmmm... Jadi kali ini gue mau nyeritain status baru gue. Status yang selama ini selalu gue harapkan. Yang jelas bukan status untuk menjadi istri pejabat wk. Jadi di tanggal 8 Oktober 2018 gue mendapatkan pekerjaan, and you must know, my job doesn't align with my background . Analis Kimia become a Sales. Nyangka gak sih? eh tapi udah hal wajar sih lulusan dikampus gue jadi sales. Ettt tapi bukan sales yang nawarin produknya dari pintu ke pintu di komplek perumahan yak Haha. Jadi gue tuh bekerja sebagai Sales Engineer bahasa kerennya. Kurang lebih Jobdesc gue itu mencari Customer untuk membeli produk gue kemudian setelah itu gue harus mentraining pembeli itu. Untuk produknya masih berhubungan dengan dunia gue sih, produk-produknya bukan ha...

Realitas Budaya 6S Dalam Kampus

            Budaya salam,senyum,sapa,sopan,santun,dan spiritual atau lebih dikenal dengan istilah 6S merupakan budaya yang ada didalam lingkungan kampus. Bahkan dibeberapa kampus secara terang-terangan mewajibkan mahasiswanya menerapkan budaya tersebut,salah satu caranya adalah saat masa orientasi mahasiswa baru atau lebih dikenal dengan “Ospek”,bahkan 6s ini dijadikan suatu hal yang “wajib bagi calon mahasiswa baru”,jika mahasiswa baru tidak menerapkan 6s kepada sivitas akademik dan kakak seniornya maka dia akan dikenakan hukuman.             Mengapa budaya 6S ini menjadi sesuatu yang familiar dibeberapa lingkungan kampus,dan bahkan familiar juga dilingkungan sekolah maupu perusahaan. Tidak ada yang salah dengan budaya 6S ini,bahkan budaya tersebut sangat mencerminkan karakter bangsa indonesia yang selalu salam menyapa ketika saling bertemu,sopan serta santun. Budaya terse...

"Sri Ningsih" Aku Kagum

                 Tepat pada hari aku menulis post ini di Blog, aku benar-benar telah mengenal sosok inspiratif yang sangat memukau dan kisahnya membuatku meneteskan air mata. Sri Ningsih, ya dia adalah tokoh dalam novel “Tentang Kamu”- Tere Liye. Sungguh entah aku harus kagum dengan Tere Liye atau kagum dengan Sri Ningsih yang hanya tokoh fiktif. Novel ini benar-benar novel rekomendasi untuk semua kalangan. Untuk orang-orang yang mengalami pesimisme, dendam, sakit hati, dan rendah diri serta yang lainnya akan berfikir bangkit ketika mengenal sosok Sri Ningsih ini.             Sri Ningsih yang terlahir dengan sebutan “anak terkutuk” telah membuktikan bahwa julukan tersebut salah besar, dia bukan sosok gadis yang hidup sebagai “sendok perak” tapi dia hidup bak karang di pesisir pantai yang koko menerjang badai dan ombak. Ibu yang meninggal saat melahirkannya, ayahnya yang menikah lagi,...